SISTEM POLITIK YANG KELIRU MENGARAH PADA
KEMISKINAN RAKYAT INDONESIA
Berbicara mengenai politik, politik sendiri dapat diartikan sebagai
sebuah kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk membuat, mempertahankan, dan
memperbaiki aturan yang berada dalam lingkup kehidupannya (pemerintahan).
Dengan
prinsip tersebut, sistem politik seharus berasaskan kesejahteraan masyarakat.
Hubungan politik dengan kesejahteraan masyarakat adalah hubungan yang tidak
terlepaskan, dan merupakan “bangunan “yang satu. Sistem politik yang ada di dalam
suatu negara adalah bertujuan untuk kesejahteraan rakyat.
Namun pada kenyataanya sistem politik di Indonesia kalau diperhatikan,
sampai saat ini sistem politik yang diterapkan di kehidupan nyata masih
mengambang dalam arti tidak ada kepastian. Karena masih banyak pernyataan -
pernyataan yang mengatakan bahwa sistem Negara Indonesia sudah baik akan tetapi
masih banyak rakyat miskin, fenomena inilah yang menjadi pertanyaan public.
Bagaimana
dengan sistem politik yang keliru dan mengarah pada kemiskinan rakyat?
Sistem
yang keliru sangat berpengaruh bagi
kelangsungan pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, sistem keliru itu banyaknya
kasus korupsi yang sungguh merajalela, tingginya tingkat kemiskinan ( walau
pemerintah sering mengatakan tingkat kemiskinan menurun), pemerintah yang tidak
adil dengan pengelolaan sumber-sumber daya alam yang sangat makmur tetapi hasil
yang didapatkan tidak jelas. Diakui atau tidak, mereka sering menjual
kemiskinan rakyat hanya untuk kepentingan politik sesaat. Rakyat menjadi objek
demi tujuan parpol. Padahal, seharusnya parpol-melalui wakilnya di parlemen
menjadi penompang untuk menyuarakan kepentingan rakyat tanpa pamrih.
Bukan rahasia umum bahwa rakyat akan menjadi bulan-bulanan parpol
menjelang pelaksanaan pemilihan umum (pemilu). Rakyat dimanjakan, dirayu,
dininabobokan dengan janji-janji palsu, uang partai-partai politik.di balik itu
parpol mempunyai tujuan tertentu yang pada akhirnya menciptkan politik yang
tidak sehat sehingga mengorbankan rakyat, yang berkuasa semakin kaya dan yang
miskin semakin miskin inilah yang selalu di terapkan oleh pemerintah.
Politik yang tidak sehat mengakibatkan masalah kemiskinan karena
sebagian pihak menggunakan kekuasaan hanya untuk kepentingan pribadi atau
kelompok tertentu. Pembangunan di Indonesia saat ini telah membawa banyak
perubahan dalam berbagai aspek di masyarakat, baik pada kawasan pedesaan maupun
perkotaan. Perubahan tersebut membawa dampak tidak hanya terhadap lingkungan
fisik, tapi juga sistem nilai dalam tatanan kehidupan sosial bermasyarakat.
Namun sayangnya perubahan yang diciptakan oleh pembangunan membawa dampak yang
menyertainya sangat mengerikan dan kompleks pembangunan.Banyaknya kerjasama
antara pemerintah dan Perusahaan-perusahaan bukan menguntungkan masyarakat akan
tetapi Pemerintah hanya mengambil keuntungan pribadi yang ternyata telah
melahirkan keterbelakangan dan kemiskinan dalam masyarakat.
Kemiskinan
di Indonesia menyebabkan berbagai dampak negatif dalam kehidupan bermasyarakat
seperti yang kita lihat saat ini tingkat pendidikan dan kesehatan yang rendah
dan meningkatnya kriminalitas.